Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Hal yang Bisa Anda Lakukan Ketika Sahabat Divonis Positif HIV

Hal yang Bisa Anda Lakukan Ketika Sahabat Divonis Positif HIV

April 09, 2017 0
Apabila teman Anda positif HIV, mereka mungkin sering merasa gelisah, cemas, ketakutan, dan terkucilkan. Sebagai sahabat, inilah saatnya Anda menjadi seorang yang sangat mereka percayai untuk menjadi tempat mereka bersandar di kala terpuruk. Namun perlu cara yang tepat untuk menolongnya, agar mereka tidak merasa tersakiti atau jadi semakin terpuruk kondisinya. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk membantu teman yang positif HIV agar merasa lebih baik.

Ingatlah bahwa kerahasiaan sangatlah penting

Teman Anda telah menceritakan penyakitnya kepada Anda, ini berarti mereka sangat mempercayai Anda. Mereka dapat juga memberi tahu Anda siapa saja yang mereka telah beri tahu. Teman Anda adalah satu-satunya orang yang dapat memilih kapan dan siapa saja yang perlu tahu tentang kondisi mereka, sehingga Anda bertanggung jawab untuk menjaganya sebagai rahasia.

Faktanya, HIV masih mendapatkan label negatif di mata masyarakat karena minimnya pengetahuan mereka terhadap penyakit ini. Karena itu, Anda perlu membahas dengan teman Anda lebih dulu apabila Anda ingin membicarakannya dengan teman lain. Membocorkan rahasia tanpa sepengetahuan si punya informasi sama saja Anda mengkhianati pertemanan Anda berdua, dan ini bisa berdampak besar pada perkembangan penyakitnya.

Selalu siap sedia di sisinya

Menghadapi HIV dapat membuat teman Anda tertekan, yang berkontribusi terhadap gejolak emosi pada tahap awal diagnosis. Inilah saatnya untuk Anda selalu berada di sisi teman Anda. Anda dapat membantunya fokus pada hal-hal positif, berikan pemahaman bahwa HIV sudah bukan lagi dianggap sebagai hukuman mati. Walau tidak ada obat mujarab penyembuh penyakit, namun HIV dapat dikelola dengan baik. Anda dapat menunjukkan kepedulian dan kasih sayang Anda kepada mereka, agar mereka mengetahui bahwa penyakit mereka tidak mengubah penilaian Anda terhadap mereka. Banjir pengertian dan perhatian dari teman baik dapat sangat mendukung mereka.

Tawarkan dukungan yang spesifik

Semakin spesifik hal yang dapat Anda tawarkan, semakin baik. Anda dapat membantu membawakan tugas kuliah ke rumah mereka apabila mereka tidak masuk sekolah untuk mengunjungi rumah sakit. Apabila teman Anda diharuskan untuk rawat inap di rumah sakit, Anda dapat membantu mereka tetap berhubungan dengan teman sekelas melalui situs jejaring sosial. Apabila Anda mengunjungi teman Anda, jangan lupa membawakan buku cerita, DVD komedi, mainan kecil, makanan, atau apapun yang Anda rasa dapat membuat teman Anda tertawa.

Bantu teman Anda mengatasi stress

Wajar apabila teman Anda merasa tidak percaya diri dan tidak ingin teman-teman lain mengetahui tentang penyakitnya, yang mengakibatkan stress. Stress dapat berdampak buruk pada sistem imun dan menyebabkan masalah seperti kegelisahan dan depresi. Anda dapat menawarkan diri untuk menjadi tempat berkeluh kesah. Jika Anda melihat mereka tenggelam dalam stress, jangan ragu untuk mengulurkan tangan demi membantunya mengatasi masalah; tanyakan perasaannya sejauh ini tentang kondisi yang ia hadapi. Sebisa mungkin hindari topik yang sekiranya membuat suasana tidak nyaman.

Teman Anda yang positif HIV tidak hanya perlu menyesuaikan diri terhadap perubahan besar dalam tubuhnya, namun juga memerangi kejadian traumatis dalam hidupnya. Jika Anda tahu apa yang perlu dilakukan sebagai sahabat yang suportif, Anda dapat menolong teman Anda lebih dari yang Anda bayangkan!
Tips&Trik Mengakali Diri Supaya Lebih Banyak Minum Air Putih setiap Hari

Tips&Trik Mengakali Diri Supaya Lebih Banyak Minum Air Putih setiap Hari

April 09, 2017 0

 

Setiap hari Anda kehilangan banyak cairan tubuh lewat keringat, urusan kamar mandi, dan bahkan setiap kali Anda bernapas. Kekurangan air dapat menyebabkan tubuh dehidrasi, yang membuat Anda cepat lesu dan lemas. Agar tubuh bisa berfungsi dengan baik, Anda harus mengisi ulang persediaan air dalam tubuh dengan banyak minum air putih.

Tapi bagi banyak orang, mencukupi kebutuhan cairan tubuh untuk seharian menjadi sebuah tantangan tersendiri. Mungkin Anda jarang bangkit dari meja kantor karena tenggelam oleh kesibukan. Atau mungkin, Anda tidak suka dengan rasa air putih yang hambar membosankan. Padahal, air putih mendatangkan seribu satu kebaikan berbeda untuk tubuh, termasuk melancarkan pencernaan dan memberikan tampilan kulit yang bersih, mulus, dan kenyal.
Ingin lebih banyak minum air putih? Begini caranya

Jika Anda termasuk tipe orang yang jarang minum air putih, Anda tidak sendirian. Itu sebabnya kami telah merangkum Tips dan Trik jitu tapi menyenangkan agar Anda bisa lebih banyak minum air putih setiap hari.

1. Taruh segelas air di meja tidur

Triknya, tuang air dalam segelas besar sebelum Anda beranjak tidur dan taruh di meja kamar atau dekat Anda menaruh handphone. Dan begitu terbangun oleh suara alarm, Anda bisa segera meneguk air sambil cek timeline Facebook. Tidak percaya trik ini ampuh? Coba dulu lakukan ini selama empat hari, dan Anda akan mulai menyadari bahwa tangan Anda mulai otomatis meraih gelas setelahnya.

2. Bikin alarm minum

Ada banyak aplikasi pintar di luaran sana yang bisa membantu untuk melacak asupan air Anda, jika Anda orang yang butuh untuk selalu diingatkan. Coba unduh Aplikasi Daily Water Free (untuk iPhone dan Android), Waterlogged (untuk Android dan iPhone), atau Water Alert (untuk iPhone).

Pilihan lainnya, Anda bisa mengatur alarm ponsel per dua jam sekali (atau lebih) guna mengingatkan Anda untuk lebih banyak minum air putih.

3. Simpan botol minum di dekat Anda

Akan lebih mudah untuk mengingat agar banyak minum air putih jika sumber airnya dekat. Ketika Anda terjebak oleh tumpukan pekerjaan di kantor, barang berjalan sepuluh meter ke pantry belakang untuk isi gelas seperti ribuan kilometer jauhnya. Begitu sampai kantor pagi-pagi, isi botol air besar hingga penuh dan taruh di atas meja, di depan mata, sehingga Anda bisa dengan mudah melihat dan meraihnya.

4. Minum air sebelum makan

Minum segelas air putih sebelum makan dapat memangkas asupan kalori dengan membuat Anda lebih cepat kenyang. Hanya dengan mengetahui bahwa lebih banyak minum air putih dapat membantu Anda makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan, harusnya ini lebih cukup untuk memotivasi Anda minum air putih.

5. Campur minuman manis dengan air putih dan es batu

Jika kebiasaan minum jus, soda, atau es teh manis tidak bisa dipisahkan dari Anda, cairkan minuman manis favorit Anda dengan air putih dan es batu yang banyak. Anda masih dapat tetap mendapatkan rasa manis segarnya, namun juga sekaligus minum lebih banyak air putih untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

6. Minum air setelah sikat gigi

Bagaimana, sih, rutinitas sikat gigi Anda? Banyak orang yang langsung angkat kaki dari kamar mandi setelah menggosok gigi. Nah, untuk memperbanyak porsi asupan air Anda, siapkan dulu segelas air putih di wastafel, dan teguk habis setelah menyikat gigi dan berkumur. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan asupan air putih yang cukup sebelum tidur, dan setelah bangun tidur.

7. Tandai botol minum Anda

Menandai botol minum Anda dengan jarak per jam hingga ke dasar botol, misalnya dari 7 pagi – 9 pagi – 11 siang – 1 siang – dst, dapat membantu Anda mencapai tujuan pribadi Anda untuk lebih banyak minum air putih dalam seharian. Ditambah lagi, Anda bisa tahu persis harus berapa kali mengisi ulang botol Anda.

8. Minum air setelah dari kamar mandi

Mulai satu kebiasaan baru dengan menghubungkan air dengan sejumlah kegiatan sehari-hari Anda yang paling umum. Kalau minum sebelum makan dan sesudah bangun tidur sudah kami bahas di atas, ada satu lagi rutinitas hidup yang bisa Anda tambahkan demi gol harian Anda minum banyak air putih — urusan kamar mandi. Akhirnya beranjak untuk buang air kecil, setelah berjam-jam menempel di kubikel kantor? Sekembalinya dari kamar mandi, mampir dulu ke pantry untuk menenggak segelas air. Setiap kali Anda melewati dispenser air, isi gelas Anda.

9. Makan makanan pedas

Makan makanan pedas dapat menjadi pemicu Anda untuk lebih banyak minum air putih tanpa Anda sadari. Selain itu, studi menunjukkan bahwa makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme.

10. Tambahkan perasa yang sehat

Jika segala cara sudah dicoba tapi Anda tetap malas minum air putih karena rasanya yang hambar, kenapa tidak tambahkan saja beberapa irisan buah segar untuk sedikit memberikan “tendangan” rasa. Ya, mungkin Anda sudah tak asing lagi dengan yang namanya infused water. Dan selain menambah asupan cairan tubuh, infused water juga memberikan Anda asupan gizi dan nutrisi dari buah-buahan yang Anda gunakan. Sekali dayung, dua tiga pulau terlewati, bukan?

Tambahkan sedikit kegembiraan dalam air putih Anda dengan mencelupkan irisan buah segar (jeruk, stroberi, lemon, kiwi, semangka), rempah (basil, mint, lavender, jahe), atau sayuran (mentimun, seledri). Yang lebih menyenangkannya lagi, Anda bisa berkreasi menciptakan resep favorit Anda sendiri. Untuk lebih meningkatkan rasanya, simpan infused water Anda di dalam kulkas selama beberapa jam sebelum menenggaknya.

11. Minum kopi atau teh

Kami yakin tidak ada yang merasa keberatan dengan cara yang satu ini. Lho, tapi bukannya artikel ini membahas tentang minum air? Jangan protes dulu. Minuman berkafein favorit Anda juga mengandung banyak air, jadi Anda bisa memasukkan ritual nge-teh atau ngopi sebagai cara darurat mendapatkan asupan cairan saat bosan minum air putih.

Banyak yang percaya bahwa teh dan kopi bikin cepat haus dan bolak-balik ke kamar mandi, membuat tubuh dehidrasi. Tapi mitos ini telah dipatahkan. Efek diuretik teh dan kopi tidak merugikan cairan tubuh.Tapi ingat, jangan dicampur gula, ya.
Mitos-Mitos Tentang Penyakit HIV yang berkembang dimasyarakat yang SALAH.

Mitos-Mitos Tentang Penyakit HIV yang berkembang dimasyarakat yang SALAH.

April 08, 2017 0
Selama hampir lebih dari 30 tahun, HIV/AIDS telah diselimuti berbagai macam mitos dan kesalahpahaman. Dalam beberapa kasus, pemahaman keliru mengenai penyakit ini telah mendorong sejumlah perilaku yang justru menyebabkan makin banyak orang terjangkit HIV positif. Meskipun banyak pertanyaan yang belum terjawab, para peneliti kini berhasil menemukan sejumlah fakta seputar HIV/AIDS.

Berikut ini adalah mitos-mitos paling berkembang dimasyarakat tentang HIV/AIDS, dilengkapi dengan fakta-fakta pendukung.

Mitos  Pertama : HIV sama dengan AIDS

Faktanya HIV dan AIDS adalah dua hal yang berbeda. HIV adalah nama virus pembawa penyakit defisiensi imun (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS adalah diagnosis lanjutan setelah virus HIV berhasil menyerang dan melemahkan sistem imun seseorang, sehingga orang tersebut bisa mengembangkan (atau berada dalam risiko yang sangat tinggi terhadap) penyakit sistem imun tertentu. Tidak semua orang positif HIV juga terjangkit AIDS. Pengobatan HIV yang tepat guna bisa memperlambat atau menghentikan progres HIV, yang pada akhirnya akan mencegah orang tersebut mengembangkan AIDS.

Mitos Kedua : HIV/AIDS adalah masalah bagi kaum homoseksual dan pengguna narkoba saja

Faktanya Hubungan seks antar sesama jenis tanpa pengaman dan penggunaan jarum suntik narkoba memang menjadi faktor umum penyebab HIV, namun seks penetratif penis ke vagina adalah salah satu cara umum lainnya dari penularan HIV dengan laporan angka kasus yang cukup substansial. Dalam kasus langka, seks oral juga tergolong sebagai faktor risiko penularan infeksi, walaupun begitu, seks anal tetap memiliki risiko tertinggi infeksi HIV di antara metode aktivitas seksual lainnya.

Mitos Ketiga : Saya bisa terjangkit HIV jika tinggal bersama atau bergaul dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS)

Faktanya Beragam penelitian membuktikan bahwa HIV tidak disebarkan melalui sentuhan, air mata, keringat, atau pertukaran saliva. Anda tidak akan tertular HIV saat:
  • Berada di satu ruangan dan menghirup udara yang sama dengan ODHA
  • Menyentuh barang-barang yang telah disentuh oleh ODHA
  • Meminum dari gelas yang telah digunakan oleh ODHA
  • Memeluk, mencium, atau berjabat tangan dengan ODHA
  • Berbagi peralatan makan dengan ODHA
  • Menggunakan peralatan gym bersama-sama dengan ODHA

HIV hanya bisa ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh tertentu yang mengandung konsentrasi tinggi dari antibodi HIV, seperti darah, sumsum tulang belakang, air mani, cairan vagina dan anus, serta ASI. HIV ditularkan ketika salah satu cairan tersebut (dari orang yang positif HIV) masuk melalui selaput lendir, luka terbuka, atau goresan dari orang yang tidak terinfeksi HIV.

Organisasi HIV/AIDS asal Inggris, AVERT, mengatakan, ciuman mulut tertutup bukan ancaman besar. Tetapi, ciuman dengan mulut terbuka bisa menjadi faktor risiko jika ada darah yang terlibat, seperti luka gigit, gusi berdarah, atau sariawan di mulut. Lebih lanjut, Centers for Disease Control and Prevention US (CDC) menilai, cairan tubuh lainnya, termasuk air liur, hanya memiliki sangat sedikit residu antibodi HIV sehingga risiko infeksi tergolong sangat rendah.

Mitos KeEmpat : HIV dapat ditularkan oleh gigitan nyamuk

Faktnya HIV memang ditularkan melalui darah, namun tidak ada bukti medis sampai detik ini yang dapat menunjukkan bahwa gigitan nyamuk adalah salah satu medium penyebaran virus HIV, bahkan di tempat yang rawan HIV dan banyak nyamuk. Saat nyamuk berpindah lokasi gigit, mereka tidak akan menginjeksikan darah orang sebelumnya kepada ‘mangsa’ selanjutnya. Selain itu, umur virus HIV dalam serangga tidak akan bertahan lama.

Mitos KeLima : HIV/AIDS adalah hukuman mati

Faktanya Pada tahun-tahun awal epidemi, angka kematian akibat HIV/AIDS menjulang tinggi. Tapi sejak perkembangan sains modern, obat retroviral memungkinkan para ODHA untuk memiliki usia bertahan hidup yang lebih panjang, normal, dan tetap bisa produktif.

Mitos KeEnam: Obat terbaru bisa sembuhkan saya dari HIV/AIDS

Faktanya Walaupun terbukti secara medis bisa mengurangi angka kematian akibat HIV/AIDS secara drastis, obat retroviral harus tetap diminum secara rutin sepanjang hidup. Jika banyak dosis terlewati, virus dapat berkembang menjadi kebal obat yang bisa menimbulkan berbagai efek samping parah di kemudian hari. Belum ada obat penawar HIV/AIDS.

Mitos KeTujuh : Selama minum obat HIV/AIDS, saya tidak akan menularkan virus

Faktanya Obat retroviral, walaupun digunakan rutin, hanya akan menekan kadar jumlah HIV dalam darah sehingga terlihat dalam ambang batas normal pada tiap uji tes darah. Penelitian menunjukkan, bagaimanapun juga masih terdapat virus HIV dalam jumlah kecil yang bersembunyi dalam darah. Penting untuk selalu melakukan seks yang aman untuk mencegah penyebaran virus.

Mitos KeDelapan : Saya dan pasangan sama-sama ODHA, kami tidak perlu melakukan seks aman

Faktanya Anda dan pasangan masih memiliki risiko rentan penularan terhadap jenis virus HIV yang kebal obat. Dua partner seksual dengan HIV positif bisa memiliki genetik virus yang berbeda dan, jika keduanya terlibat dalam seks tanpa pengaman, masing-masing virus dapat menginfeksi satu sama lain dan berevolusi untuk menyerang tubuh dengan dua tipe virus yang berbeda. Hal ini akan semakin memperparah kelemahan sistem imun, dan mungkin akan dibutuhkan perubahan terapi dan perubahan obat. Penting untuk selalu melakukan seks yang aman untuk mencegah penyebaran virus.

Mitos KeSembilan : Tanda dan gejala virus HIV dapat terlihat dengan mudah

Faktanya Anda bisa terjangkit HIV positif tanpa menunjukkan gejala apapun selama bertahun-tahun. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda, atau partner Anda, memiliki HIV positif adalah dengan melakukan tes darah.

Mitos KeSepuluh : Ibu hamil dengan HIV positif akan selalu menularkan HIV kepada janinnya

Faktanya Penularan infeksi ibu-ke-anak adalah salah satu cara penyebaran virus. Ibu hamil positif HIV yang tidak menjalani perawatan memiliki peluang penularan 1:4 kepada janin di dalam kandungannya. Saat ibu dan janin menerima pengobatan yang tepat guna sebelum, selama, dan sesudah kelahiran, peluang risiko infeksi pada bayi akan menurun hingga 1-2%.
Tips Agar Hidup Dengan penyakit HIV Tetap Semangat untuk Anda.

Tips Agar Hidup Dengan penyakit HIV Tetap Semangat untuk Anda.

April 08, 2017 0

Setelah didiagnosis dengan HIV, hidup Anda akan berubah. Tapi bukan berarti hidup dengan HIV membuat Anda tidak lagi pantas memiliki teman baru atau menikmati indahnya hidup. Dengan tetap terus aktif mengambil peran sebagai anggota masyarakat, maka akan lebih mudah untuk orang-orang mengerti penyakit Anda dan Anda dapat kembali menjalani kehidupan normal seperti sedia kala. Berikut ini, Tips-tips yang dapat membantu anda sebagai berikut :

1.Cari dukungan

Berbagilah dengan kerabat dan teman-teman tentang penyakit Anda. Hal ini dapat membantu mereka lebih mengerti dan mendukung Anda untuk melewati masa-masa sulit. Kesepian dapat menjadi penyebab utama dari depresi, biarkan orang-orang disekitar untuk membantu Anda. Bergabung dengan organisasi sosial dengan banyak orang yang memiliki HIV adalah pilihan yang baik untuk membantu Anda kembali ke kehidupan sehari-hari dengan cepat.

2.Ikuti gaya hidup yang sehat

Obat bukanlah satu-satunya pilihan perawatan. Jika Anda merawat diri dengan baik, akan lebih baik untuk diri Anda. Selain itu, gaya hidup yang sehat membantu mencegah potensi komplikasi lain seperti infeksi HIV, seperti obesitas, penyakit jantung dan kanker.

Anda dapat memulai dengan pola makan seimbang dan sehat dengan banyak buah dan sayuran, gandum utuh, dan protein rendah lemak. Makanan yang baik merupakan obat yang baik, menjaga sistem imun, dan memberikan energi dengan banyak nutrisi, yang dapat mencegah risiko dari penyakit lain.

Bersamaan dengan pola makan, Anda juga harus rutin berolahraga. Diskusikan dengan dokter mengenai program yang tepat untuk Anda. Program dapat meliputi beberapa latihan ringan pada tahap awal dan tingkat yang lebih tinggi begitu kesehatan Anda membaik. Berjalan, bersepeda, berenang, aerobik dan yoga adalah pilihan terbaik untuk Anda pada tahap awal. Anda dapat mencoba angkat beban pada tahap berikutnya.

Selain itu, menjaga pikiran positif adalah hal yang paling penting. Anda tidak dapat memiliki emosi yang baik jika Anda selalu memiliki pikiran negatif. Pikiran negatif dapat membuat Anda lupa terhadap kebiasaan baik seperti berolahraga dan makan makanan yang sehat.

3.Keluar rumah dan bersosialisasilah

Jangan hanya mengurung diri di rumah karena hal tersebut dapat membuat Anda depresi. Pergi dengan teman-teman atau berpartisipasi dalam aktivitas dengan keluarga dapat membuat Anda lebih percaya diri. Emosi yang baik dari orang-orang dapat berdampak kepada Anda dan memberikan pikiran yang positif. Jangan biarkan diri Anda kesepian dan memiliki pikiran yang buruk. Tidak apa untuk curhat mengeluarkan segala unek-unek di hati dengan kerabat atau teman-teman yang Anda percaya. Semakin banyak orang yang mengerti Anda dan penyakit Anda, semakin Anda dapat merasa bahagia.

4.Kurangi risiko penularan kepada orang lain

Ingatlah HIV menyebar melalui cairan tubuh tertentu dari orang yang terinfeksi HIV: darah, air mani, praejakulasi, cairan rektum, cairan vagina, dan ASI (air susu Ibu). Selalu ingat bahwa Anda harus melindungi kerabat dan keluarga Anda dari penyebaran HIV, sehingga Anda akan lebih bertanggung jawab dan berpikir lagi sebelum melakukan sesuatu. Hal ini dapat membuat orang-orang di sekitar menghargai Anda dan membuat Anda lebih percaya diri, serta berpikir lebih positif.

Banyak orang yang hidup dengan HIV memiliki umur panjang dan bahagia dengan kehidupan sosial mereka hanya dengan berpikiran dan melakukan hal-hal positif. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan apabila Anda didiagnosis dengan HIV. Tetap semangat kawan. semoga bermanfaat.
Dahsyat minum air putih setiap hari yang sering terlupakan.

Dahsyat minum air putih setiap hari yang sering terlupakan.

April 07, 2017 0

 

Tahukah Anda bahwa 80% lebih tubuh kita ini terdiri dari air? Tanpa adanya air, kita tidak bisa menjaga suhu tubuh normal, melumasi sendi, atau membuang zat yang tidak terpakai dalam tubuh melalui keringat, urin, dan air besar.

Faktanya secara medis, tubuh kita memerlukan air atau cairan yang berguna untuk memproses pencernaan, penyerapan zat atau kandungan makanan untuk energi, sirkulasi darah atau pencernaan dan lainnya, transportasi nutrisi, memproduksi cairan atau air ludah, serta mempertahankan suhu tubuh.

Kita perlu banyak mengonsumsi air agar tubuh tidak dehidrasi atau kekurangan air, yang bisa menyebabkan tubuh lemas, otot lemah dan kram, tidak fokus, meningkatkan risiko kelelahan karena panas, dan bahkan stroke!

Berapa banyak harusnya kita minum air putih? Bukan 8 gelas per hari


Seperti dijelaskan dalam WebMD, umumnya kita sering mendengarkan nasihat atau artikel bahwa kita perlu minum air putih sebanyak 8 gelas air setiap hari, yang setara dengan 1,5 liter. Namun, Institut of Medicine’s Food and Nutrition Board merekomendasikan bahwa wanita sebenarnya memerlukan 2,6 liter air setiap hari dan pria memerlukan sekitar 3,7 liter setiap hari. Dan Sesuai umur Anda.

Anda bisa mendapatkan cakupan air yang cukup setiap hari dengan meminum air putih dan mengonsumsi cairan seperti sup dan minuman ringan, bersama dengan buah dan sayuran yang mengandung air. Jangan lupa juga, bila Anda berolahraga atau berlari, Anda akan memerlukan air yang lebih banyak, sebelum, saat, dan setelah melakukannya.

Di samping setiap harinya kita memerlukan asupan air putih sesuai yang telah direkomendasikan Institut of Medicine’s Food and Nutrition Board, ada beberapa fakta lain yang perlu Anda ketahui mengapa kita perlu minum banyak air putih. Manfaat meminum air putih secara teratur sebagai berikut :

1.Membangkitkan otot


Sel-sel otot yang tidak memiliki cairan yang cukup tidak akan mampu mempertahankan cairan dan elektrolit, sehingga otot akan kelelahan. Otot tidak akan berfungsi dengan baik dan kemampuannya akan berkurang. Kita juga memerlukan air yang banyak saat berolahraga, menurut American College of Sports Medicine. Beberapa ahli dari kampus tersebut merekomendasikan bahwa kita harus meminum 0,5 liter air, 2 jam sebelum mulai berolahraga.

2.Menjaga kulit tetap bercahaya

Kulit kita sebenarnya mengandung banyak sekali air, yang berfungsi sebagai benteng untuk mencegah hilangnya cairan tubuh berlebihan. Akan tetapi, jangan harap kalau kelebihan cairan tubuh bisa jadi cara ampuh menghilangkan kerutan dari garis pada kulit. Minum air secukupnya saja.

3.Mengendalikan kalori

Minum banyak air putih biasanya dilakukan orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan. Meski efeknya tidak langsung, menggunakan air putih sebagai pengganti minuman berkalori tinggi tentu saja akan sangat membantu.

“Program diet akan berhasil jika Anda memilih air atau minuman non-kalori sebagai pengganti minuman berkalori. Lalu, diet dengan makanan kayak cairan yang lebih sehat pun akan membantu Anda memangkas kalori,” tutur peneliti dari University State of Pennsylvania dan juga penulis buku The Volumetrics Weight Control Plan, Barbara Rolls PhD.

4.Memelihara fungsi ginjal

Cairan tubuh adalah “alat” transportasi sisa atau limbah yang keluar masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang bisa melewati ginjal untuk kemudian diproses dan dikeluarkan dalam bentuk urin. Saat cairan tubuh mencukupi, urin akan mengalir bebas, jernih, dan bebas bau. Ketika cairan tubuh tidak cukup, konsentrasi urine, warna, dan baunya akan lebih kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Inilah kenapa kalau kita kurang minum air putih, risiko Anda terkena batu ginjal akan meningkat, apalagi pada iklim panas atau hangat.

5.Mempertahankan fungsi usus yang normal

Bila kita minum air putih yang cukup, makanan yang kita konsumsi bisa dengan lancar melewati saluran pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit. Namun, bila konsumsi air kita tidak cukup, usus akan menyerap cairan dari feses atau tinja untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, sehingga kita akan sulit untuk buang air besar.

Nah, kebayang kan kalau kita jarang minum air putih masalah kesehatan apa saja yang bisa menghampiri kita? Jangan lupa untuk terus minum air putih setiap hari, ya. semoga bermanfaat bagi Anda.
x

Entri yang Diunggulkan

my favourite interior trends this season